Minggu, 31 Januari 2016

Senja di Akhir Pekan

Ciptaan : M.Ferry Andrian

Terpaku Terduduk didalam sebuah kendaraan Terdiam Kala melintasi jalan aspal tak bertuan
Dari sebuah jendela kaca Kumelihat pemandangat asri Tanah rawa berwarna cokelat Air tawar biru kehijauan Disempurnakan dengan sunset dibalik mozaik awan
Bukit-bukit cantik perkebunan tebu Burung-burung yang berimigrasi Dan para gembala-gembala kerbau
Lukisan sang pencipta Membuat akhir pekan lebih bermakna Tanpa jadwal yang padat Tanpa hal-hal repot Anarki alam Memperindah ketenangan malam Walau sedikit mencekam
Luka t'lah pergi Ketika datangnya lukisan bidadari

Penipu Penakut

Ciptaan : M.Ferry Andrian


Saat bicara layak memberi sebuah motivasi
Padahal itu hanya sebuah misteri
Melangkah menghindari perdebatan
Hanya untuk menghidari masalah lisan
Berlari menyusuri kota suburban
Pergi dan hilang dari kenyataan
Dia sangat sok simpatis
Karena untuk mendapatkan uang manis
Darah mengering menangis
Alibi senjata utamanya
Saat prajuritnya berbuat nista
Hati sok bersih namun penuh debu Dan menutupinya dan berlalu
Dan menutupinya dan berlalu

Kertas Kosong

Ciptaan : M.Ferry Andrian

Mosaic awan di langit liar Membawa angin segar perubahan Sebuah cerita baru yang mulai berjalan Sebuah kertas kosong menghadang imajinasi Sebuah pena usang berteriak lantang Sebuah tinta cinta baru pun bersenandung Untuk membuat cerita baru akan segala hal Dulu,kala bidadari menangis sendiri Kini sudah ada pemberontak yang menemani Dulu,kala malaikat menjauh pergi Sekarang mereka kembali ke tanah ini Layaknya aurora yang kembali menemani yang luna sunyi Mawar merah menari riang Ketika senja tenggelam di belakang huma

Dak Dik Duk

Ciptaan : M.Ferry Andrian


Terdengar Samar Terlihat sebuah jejak Melihat sosok penuh memar Tersentak
Dak dik duk Suara samar dari hati Meringis tertekuk
Dar der dor Suara tembakan Tak peduli akan jeritan hati Bau anyir Darah mengering menemani Jeritan ketakutan Tangisan kepedihan Tak mampu berbuat banyak
Surga,neraka menanti Akan jiwa yang kan mati

Hati Belati

Ciptaan : M.Ferry Andrian

Berjalan diatas batu batu terjal Ditertawakan oleh vandal vandal berseragam
Mereka mengejek,menghina yang tak sama Menganggap diri mereka tuhan Layaknya gerombolan super hero Namun itu ilusi mereka
Mereka dengan bangga melihatkan otot kekar mereka Walaupun tanpa arti yang jelas Alibi mengatasnamakan kebenaran tunggal
Hidup ini begitu keji Terlampau lagi saat mereka tak berhati Malaikat telah pergi Kala bidadari mati Ditanah konspirasi nurani meradang ngeri
Jikalau kau punya seragam dan senjata, Aku masih memiliki hati dan belati Semoga di neraka nanti Kita berjua kembali Menari dengan semesta

Tanah Tabu

Ciptaan : M.Ferry Andrian

Melangkah ku sendiri Ditanah tabu sunyi sepi
Terdiam ku di bawah sang surya Bertanya akan tentang dunia Bertanya akan cinta dan derita

Harmoni tanda tanya didalam hati Tak pergi dan mati Tak tentu arah kembali Kesalahan yang selalu menghantui Keindahan didalam sebuah tragedi Dosa setan abadi Terbakar didalam lingkaran api

Minggu, 20 Desember 2015

Gadget Virus

Ciptaan : M.Ferry Andrian

Walking down alone With the shadow beside No bullet just a scream Never cry,sad but true
Little bastard walk away Always suck the cigarette never stop
My generation is moral down Cuz’ the gadget made they insane Like the virus time-bomb The suburbia impact society No mercy for all And the freedom gone and lost